Tampilkan postingan dengan label Celoteh Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Celoteh Tips. Tampilkan semua postingan

7 Mar 2011

Tips Nunggu Biar Asik

7 maret 2011! Yak untuk kesekian kalinya gue harus nunggu lagi! Seperti yang udah-udah, menunggu adalah hal yang gue paling benci seantero jagat! Makanya jangan heran kalo janjian sama gue pasti gue telat datengnya, ga lain dan ga bukan biar orang itu yang nungguin gue haha bodo ah egois dikit. Tapi yang ini jauh lebih menjengkelkan meeen! Menunggu lama ada hasil aja udah kesel kan, nah ini udah nunggu lama tapi ga ada hasil? Maksudnya gak ada hasil itu akhirnya gak jadi ketemu, gimana tuh rasanya? Lo rasain sendiri deh coba.



Okeh langsung ke topik ya, berikut adalah tips and trik gimana caranya bikin acara "menunggu" lo menjadi acara yang ga menjengkelkan, membosankan, mengecamukan (halah) yang diolah berdasarkan sumber yang sangat sangat sangat terpercaya! (pengalaman-pengalaman gue) cekidot dah :

1. DENGER LAGU MELOW NAN GALAU!

Mungkin dengerin lagu adalah hal yang paling sering lo lakuin kalo lagi nunggu. Basikah? Eits tunggu dulu, yang gue saranin disini adalah lagu-lagu melow nan galau! Alasannya kenapa? Menurut survey acak-acakan yang diadain akal pikiran gue, kalo orang lagi emosi disetel lagu rock atau ngebeat apalagi ngepunk, 3000% emosinya bakal meningkat dan semakin menggebu-gebu! Kalo disetel lagu melow? Selain menghindari emosi tingkat dewa, alunan lagu yang mendayu dijamin bisa bikin suasana hati lo jadi adem bagus bagus bisa menitikkan air mata! Alangkah lebih bagusnya lagi kalo bisa sampe bikin lo tidur, beeeh ga kerasa deh nunggunya (tapi ini beresiko meen) hahaha.


2. CARI WARUNG TERDEKAT!

Nah kalo ini sih tergantung dari isi kantong lo aja, kalo lagi agak banyakan ya cari warung makan kayak Mcd, kfc, pecel lele, mie ayam, dan semacemnya, tapi kalo lagi kere sekere-kerenya lo mampir aja ke warung kelontongan, beli aqua gelas 1 biji sama kuaci yang harga gopek sebungkus aja. Nah silahkan sibuk menunggu sembari ngupas kuaci! Kalo kuaci ga ada rul? Tenang, tenang, masih ada permen karet yang siap lo kunyah-kunyah sambil ngeliat pemandangan sekitar siapa tau nemu yang bening, jangan lupa bergaya cool nan kece dengan permen karet lo itu, bikin balon kalo bisa.


3. MAIN HP!

Kalo ini sih gue yakin lo juga udah ngelakuin ya kan ya kan? Bisa bbman, twitteran, facebookan, atau juga main worm, sudoku, pokoknya pegang terus deh hp lo mau ga ada apa-apaan juga hahahahaha.


4. NGAJAK KENALAN ORANG!

Hahaha kalo yang ini sih agak susah gue akuin. Dari banyaknya cerita sejarah menunggu gue, gue ngelakuin ini juga baru sekali, itu juga karena orangnya duluan yang nanya yaudah gue ajak kenalan sekalian haha. Kalo buat lo yang bermental baja dan ga punya urat malu, sok atuh dicoba cara ini, siapa tau kan timbul benih-benih cinta diantara kita, ting ting ting.


Okeh sekian tips menunggu berdasarkan pengalaman pribadi gue. Ngelakuin hal-hal di atas ga ngejamin lo ga bosen sih, tapi ya lumayan lah ngurangin dikit-dikit. Selamat mencoba, sob!

22 Apr 2010

Menata Hati Dalam Bergaul

Pergaulan yang asli adalah pergaulan dari hati ke hati yang penuh keikhlasan, yang insya Allah akan terasa sangat indah dan menyenangkan. Pergaulan yang penuh rekayasa dan tipu daya demi kepentingan yang bernilai rendah tidak akan pernah langgeng dan cenderung menjadi masalah.


Kita tidak boleh menjadi seorang yang merugikan orang lain. “Muslim yang terbaik adalah muslim yang muslim lainnya selamat/merasa aman dari gangguan lisan dan tangannya” (HR. Bukhari)

a. Hindari penghinaan
Apapun yang bersifat merendahkan, ejekan, penghinaan dalam bentuk apapun terhadap seseorang, baik tentang kepribadian, bentuk tubuh, dan sebagainya, jangan pernah dilakukan, karena tak ada masalah yang selesai dengan penghinaan, mencela, merendahkan, yang ada adalah perasaan sakit hati serta rasa dendam.

b. Hindari ikut campur urusan pribadi
Hindari pula ikut campur urusan pribadi seseorang yang tidak ada manfaatnya jika kita terlibat. Seperti yang kita maklumi setiap orang punya urusan pribadi yang sangat sensitif, yang bila terusik niscaya akan menimbulkan keberangan.

c. Hindari memotong pembicaraan
Sungguh dongkol bila kita sedang berbicara kemudian tiba-tiba dipotong dan disangkal, berbeda halnya bila uraian tuntas dan kemudian dikoreksi dengan cara yag arif, niscaya kita pun berkecenderungan menghargainya bahkan mungkin menerimanya. Maka latihlah diri kita untuk bersabar dalam mendengar dan mengoreksi dengan cara yang terbak pada waktu yang tepat.

d. Hindari membandingkan
Jangan pernah dengan sengaja membandingkan jasa, kebaikan, penamplan, harta, kedudukan seseorang sehingga yang mendengarnya merasa dirinya tidak berharga, rendah atau merasa terhina.

e. Jangan membela musuhnya, mencaci kawannya
Membela musuh maka dianggap bergabung dengan musuhnya, begitu pula mencaci kawannya berarti memusuhi dirinya. Bersikaplah yang netral, sepanjang diri kita menginginkan kebaikan bagi semua pihak, dan sadar bahwa untuk berubah harus siap menjalani proses dan tahapan.

f. Hindari merusak kebahagiannya
Bila seseorang sedang berbahagia, janganlah melakukan tindakan yang akan merusak kebahagiaanya. Misalkan ada seseorang yang merasa beruntung mendapatkan hadiah dari luar negeri, padahal kita tauh persis bahwa barang tersebut buatan dalam negeri, maka kita tak perlu menyampaikannya, biarlah dia berbahagia mendapatkan oleh-oleh tersebut.

g. Jangan mengungkit masa lalu
Apalagi jika yang diungkit adalah kesalahan, aib atau kekurangan yang sedang berusaha ditutupi. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki kesalahan yang sangat ingin disembunyikannya, termasuk diri kita, maka jangan pernah usil untuk mengungkit dan membeberkannya, hal seperti ini sama denga mengajak bermusuhan.

h. Jangan mengambil haknya
Jangan pernah terpikir untuk menikmati hak orang lain, setiap gangguan terhadap hak seseorang akan menimbulkan asa tidak suka dan perlawanan yang tentu akan merusak hubungan.. Sepatutnya kita harus belajar menikmati hak kita, agar bermanfaat dan menjadi bahan kebahagiaan orang lain.

i. Hati-hati dengan kemarahan
Bila anda marah, maka waspadalah karenan kemarahan yang tak terkendali biasanya menghasilkankata dan perilaku yang keji, yang sangat melukai, dan tentu perbuatan ini akan menghancurkan hubungan baik di lingkungan manapun. Kita harus mulai berlatih mengendalikan kemarahan sekuat tenaga dan tak usah sungkan untuk meminta maaf andai kata ucaan dirasakan berlebihan.

j. Jangan menertawakannya
Sebagian besar dari sikap menertawakan seseorang adalah karena kekurangannnya, baik sikap, penampilan, bentuk rupa, ucapan dan lain sebagainya, dan ingatlah bahwa tertawa yang tidak pada tempatnya serta berlebihan akan mengundang rasa sakit hati.

k. Hati-hati dengan penampilan, bau badan dan bau mulut
Tidak ada salahnya kita selalu mengontrol penampilan, bau badan atau mulut kita, karena penampilan atau bau badan yang tidak segar akan membuat orang lain merasa terusik kenyamanannya, dan cenderung ingin menghindari kita.

20 Agu 2009

Hati-hati dengan Mulutmu

Tak ada yang salah dari orang yang banyak bicara. Selama yang dibicarakan berisi yang baik-baik. Tapi ketika bicaranya tak lagi punya isi? Bahkan bicara bisa memunculkan fitnah, dan salah satu fitnah itu terungkapnya rahasia pribadi, keluarga, atau orang lain?

Rasul pernah memberi nasihat agar seorang muslim senantiasa bicara yang baik-baik. Kalo gak bisa, maka diamlah. Inilah pelajaran bahwa lidah bisa memunculkan kesalahan fatal. Ketika orang tak lagi mampu mengendalikan bicaranya, berbagai kesalahan termasuk terungkapnya rahasia bisa muncul begitu saja. Ringan. Tanpa beban.

Ketika orang tak lagi sungkan bicara yang remeh temeh (ex: gosip) maka aib bisa terbaca pendengar dengan mudah. Bisa aib diri sendiri, orang tua, teman, dan lain-lain. Biasanya, orang yang terlalu banyak bicara rentan keceplosan. Begitu rentan membeberkan sebuah rahasia dan aib yang tabu untuk diungkapkan.

Rasul juga pernah bilang, “Barangsiapa banyak bicara maka banyak pula salahnya dan barangsiapa banyak salah maka banyak pula dosanya. Siapa yang banyak dosanya maka api neraka lebih utama baginya.” (HR Athabrani)

Selanjutnya, ada juga kelengahan yang terjadi pada orang haus pujian. Pujian dalam takaran tertentu memang punya pengaruh baik. Dalam manajemen, ada istilah punish and reward. Sebuah kesalahan akan cepat terkikis jika ada hukuman. Dan sebaliknya, sebuah prestasi akan terus meningkat jika ada penghargaan. Dan penghargaan inilah bentuk lain dari pujian.

Masalah akan muncul jika pujian bukan lagi sebagai sarana, tapi sudah menjadi tujuan. Pujian jenis ini bisa dibilang sebagai penyakit. Apa pun bisa dikorbankan asal bisa dapat pujian. Orang yang cinta pujian selalu ingin terlihat tampil lebih. Termasuk saat menyampaikan gagasan, usulan, dan sejenisnya. Karena terdorong ingin terlihat lebih, tidak heran jika sesuatu yang sebenarnya tergolong rahasia atau aib bisa keluar begitu saja tanpa beban.

Di satu sisi, orang memang akan menilainya lebih dan pujian pun mengalir. Tetapi, ada kelemahan yang mudah terbaca, “Berikan saja pujian, maka dia akan memberikan apa pun yang Anda minta.”

Semakin paham seseorang akan pentingnya menjaga mulut, kian sangat berhati-hati orang tersebut dalam melangkah. Sebaliknya, kian dangkal pemahaman seseorang, semakin sembrono mengambil pilihan. Inilah standar penilaian yang bisa diambil.
Karena itu, jangan pernah titipkan rahasia ke orang yang dangkal pemahaman menjaga bicaranya. Karena rahasia akan sangat gampang bocor dan menyebar. Bahkan mungkin, karena dangkalnya pemahaman, si pembocor sendiri tidak menyadari kalau ia sedang melakukan pembocoran.

Karena terungkapnya sebuah aib atau rahasia bukan sekadar dari dalam diri, tetapi juga dari lingkungan. Orang yang amanah dalam rahasia kadang bisa larut dengan lingkungan yang menganggap sudah tidak punya rahasia. Mereka begitu mudah membuka rahasia orang lain.

Bahkan dalam dunia politik, membongkar rahasia orang lain bisa dianggap prestasi. Karena di situlah lawan bisa terjungkal. Padahal, orang lain pun sedang menunggu kesempatan. Suatu saat, rahasia bisa dibuka secara bersama-sama, "Kalau saya jatuh, dia pun harus terjungkal!"

Oleh karena itu, mari jaga mulutmu, mulut kita.


18 Nov 2008

Kenapa Gak Semua Orang Sukses?

Sukses? Yo, adalah satu kata yang sangat diidam-idamkan oleh semua orang di kolong langit. Hampir semua orang di dunia memiliki cita menjadi orang sukses. Lalu, siapakah orang sukses itu? Bagaimanakah orang sukses itu?

Sukses memiliki berbagai macam definisi, tergantung dari setiap individu menilai dari sudut pandang yang mana. Sukses banyak diidentikkan dengan kaya, banyak uang, punya jabatan, istri cantik/suami tampan, dan pandangan-pandangan lain yg sesungguhnya tidak mengartikan sukses yang sebenarnya. Seorang selebriti yang memiliki uang banyak, rumah mewah, namun dalam menjalani hidup sangat jauh dari kata tenang & bebas, apakah itu orang yang sukses? Lalu seorang pejabat negara, punya kekayaan melimpah, jabatan luar biasa, tetapi mendapatkan itu semua dengan hasil korupsi, apakah seperti itu bisa dikatakan orang sukses? Lalu ada juga seorang pemulung, hidup sangat seadanya, namun bahagia dalam menjalani hidup, banyak waktu bercengkrama dengan buah hati, hidup penuh dengan ibadah yang menenangkan hati, apakah itu orang yang sukses?


Orang-orang sukses bukanlah orang-orang yang tidak pernah mengalami kegagalan, tetapi justru orang yang banyak mengalami kegagalan. Mereka belajar dari kegagalan yang mereka dapat, mereka evaluasi apa kekurangan mereka sehingga kegagalan bisa menghampiri mereka. Berani main, berani kalah, lalu menang di kemudian hari. Begitulah orang-orang sukses itu. Alexander Graham Bell aja butuh eksperimen sebanyak 1000 kali lebih untuk menemukan bell, dia tidak jera mencoba dan mencoba, memperbaiki kekurangannya, dan akhirnya terciptalah karya luar biasa.

Kunci untuk menjadi sukses sebenarnya simpel, yaitu YAKIN. Selama keyakinan belum hinggap di dalam diri kamu, maka kesuksesan pun enggan hinggap di dalam diri kamu. Yakinlah setiap orang pasti akan sukses, yakinlah setiap permasalahan pasti bisa dipecahkan, yakinlah setiap pekerjaan pasti bisa diselesaikan, yakinlah bahwa Allah pasti memberi yang terbaik buat hambanya, yakin, yakin dan yakinlah bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Buatlah cita-cita setinggi mungkin, iringi dengan usaha dan doa, jangan pernah merasa lelah apalagi menyerah. Terus mencoba dan mencoba untuk meraih kesuksesan.

Penghalang terbesar kesuksesan sebenarnya adalah diri kamu sendiri. Kamu malas, kamu menyerah, kamu putus asa, itu semua adalah kelemahan-kelemahan yang harus dibuang jauh-jauh dari dalam diri kamu. Sikap menyerah sebelum bertanding menjadi titik dimana kesuksesan yang kamu inginkan tertahan di tempat. Buatlah penghalang kamu itu berpihak pada kamu. Lawan, pengaruhi, sehingga sikap-sikap yang merugikan kamu bisa berganti dengan sikap-sikap yang menguntungkan kamu.

Terakhir, jangan pernah menyerah dalam keadaan apapun, pada siapapun. Katakan hitam adalah hitam, putih adalah putih. Yakinlah kamu termasuk orang-orang sukses yang dinanti selama ini. Yakinlah bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Yakinlah kalau kamu BISA. Terus mencoba, berusaha, dan berdoa. Tetap semangat, kawan!!! Hidup mahasiswa!!!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More