10 Nov 2009

Kecukupan Gizi dan Mineral

Bila kita mau sehat dan dapat bekerja dengan maksimal kita perlu mengkonsumsi makanan bergizi dan berimbang. Untuk itu kita perlu mengetahui dasar-dasar gizi yang benar. Dari beberapa literatur disebutkan hal-hal yang harus kita ketahui seperti laju metabolisme basal , pengeluaraan energi untuk aktivitas dan nilai minuman kebutuhan mineral .
Laju Metabolisme basal (Basal Metabolic Rate =BMR)  yaitu kebutuhan energi saat istirahat. Angka BMR ini berkorelasi dengan luas permukaan tubuh. Perhitungan kebutuhan energi basal memakai formula Harris-benedict.
Kebutuhan energi untuk BMR (K kal/hari):
Untuk Wanita = 655+(9,5x BB)+(1,8 x TB)-(4,7 x u)
Untuk Pria = 66 + (13,7x BB) + (5 x TB) – (6,8 x u)
keterangan :
TB untuk tinggi badan (cm)
BB untuk berat badan (kg) dan
U untuk umur (tahun)
Pengeluaran energi untuk Aktivitas (Energy Expenditure of Activity= EEA)
EEA ini sangat bervariasi dan merupakan konponen terbesar dari kebutuhan sehari-hari pada orang yang aktif.
Orang yang diam tidak melakukan aktivitas memerlukan 400-800 kkal/hari
pekerjaan ringan menghabiskan 800-1200 kkal/hari
kerja mekanik sedang 1200-1800 k kal/hari
dan kerja mekanik atau olahraga berat yang berlansgung lama menghabiskan 1800-4500 K kal/hari
Tabel Komponen makanan dan sindroma kekurangannya
No
Komponen Makanan
Pemasukan oral yang dianjurkan
Tanda-tanda sindroma kekurangan
1
Kalori
BMR + EEA
kehilangan berat badan Marasmus
2
Protein
0,6 g/kg berat badan
Badan Lemah, perubahan pada kuku & rambut (kwasiorkor)
3
Vitamin B1 (Thiamin)
1 – 1,8 mg
Anoreksi, badan lemah, kesemutan, kegagalan jantung, tanda-tanda cerebellar Encepalopati WErnikie (beri-beri)
4
B2 (Riboflavin)
1,2 – 1,6 mg
Radang pada bibir & lidah, stomatitis angularis, deskuamasi kulit, dermatitis seborhoe, anemia
5
B3 (niasin)
12 – 18
Dermatitis, lidah nyeri, stomatitis angularis, diarhea, sakit kepala, gejala-gejala neuropsikis (pelagra)
6
B6 (asam Pantothenat)
4 – 7 mg
Rasa lelah, kesemutan, badan lemah, rasa terbakar pada telapak kaki
7 
B6 (pyridoksin)
1 – 2 mg
Fasies seborhoe, cheilosis, glositis anemia, neuritis peripher
8
B7 (Biotin)
100-200ug
Alopesia, dermatitis
9
B9 (folacin)
400 ug
Rasa lelah, radang pada lidah, anemia, ulkus pada mulut, nause
10
B12 (cobalamin)
3 uh
Perasaan tubuh yang lemah samar-samar, rasa lelah, radang pada lidah, kesmeutan, rasa raba yang berkurang pada tungkai dan kaki, anoreksi, diare, rambut rontok depresi (anemia perniciosa)
11
C (asam ascorbat)
60 mg
Tubuh lemah, iritabilitas, gingivitis, nyeri pada sendi, gigi lepas, mudah timbul perdarahan (scurvy)
12
A
100 RE (500 i.u)
Rabuin senja
13
D
5 mg (200 u.u)
Tetani, kelem,aan otot, ganguan pertumbuhan tulang (riketsia) osteopenia.
14
E
10 -20 i.u
Arefleksia, gangguan sewaktu berjalan, parese otot-otot muka, tanda -tanda neurolgik lain, anemia hemolitika
15
K
70 – 140 i.u
Mudah memar

Mineral-mineral


16
Natrium
92-184 mg

17
Kalium
2500 mg

18 
Kalsium
800 mg

19
Fosfor
1000 mg

20
Magnesium
300 – 350 mg
-
21 
Yodium
150 ug
Gejal-gejala hipotiroidisme
22
Khrom
30 – 200 ug
Intoleransi thd glukosa dan gangguan pelepasan asam-asam lemak yang terlihat pada beberapa pasien yang mendapatkan nutrisi secara parenteral total.
23
Zat Besi
10 – 18 mg
Gejala-gejala anemia, stomatitis angularis, lidah atrofi, koilonichai
24 
Mangan
2,5 mg
ataxia, kelambatan pertumbuhan tulang, fungsi reproduktif menurun yang tanpak pada hewan percobaan
25
Tembaga
2-3 mg
Neutropenia, anemia, diare, perubahan-perubahan tulang seperti scurvy
26
Seng
15 mg
Bintik-bintik warna merah pada muka dan anggotabadan, ulkus pada kulit, alopesia, kebingungan, apati, depresi, kehilangan rasa pengecap pada lidah
27
Fluride
1,5 – 4 mg
Tidak diketahui
28
Selenium
50- 200 ug
Kelemahan otot-otot, gejal-gejala kegagalan jantung
29 
Molybdenum
20 – 120 ug
Abnormalitas meurologik, hipermethionimia, hypouricaemai, hyoeruricosuria
30
Asam-asam lemak, asam linoleaf
2-4 % dari kalori
Radang kulit bersisik kering, rambut kasar, alopesia, diare
31
Asam linoleat
0,5 %
rasa raba berkurang, kesmutan, badan lemah, pandangan kabur




Dikutip dari buku pedoman pengobatan . Apa yang saya sampaikan diatas hanya diikuti apabila kita sehat dan akan berbeda dengan keadaan sebenarnya yang sakit  atau  setelah kecelakaan.

0 comment:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More