21 Sep 2009

Baru Bertobat

Cerita ini saya dapat dari guru SD saya, waktu kelas 5 apa kalo nggak salah. Bagus banget ceritanya. Saya akan coba mengingatnya lagi, lalu menulis dan membuatnya dengan kata-kata sendiri, insya 4WI :p

Baru Bertobat

Alkisah, suatu hari, pada zaman dahulu kala, saat seketika di suatu tempat, (haduh boros banget ya?), hiduplah seorang lelaki bernama PANJUL. Umurnya ya kira-kira sudah kepala 4. Sehari-hari dia bekerja sebagai PREMAN PASAR. Hidupnya pun penuh dengan maksiat.

Agamanya sih islam (tertulis di KTP nya gitu), tapi jangankan beribadah kepada Allah, setelah ia dewasa, melangkahkan kakinya ke masjid saja dia belum pernah, memegang kitab yang namanya Al-Quran saja dia belum merasakan, apalagi untuk solat, ngaji, zakat, puasa, dan lain-lainnya. Kerjaannya tiap hari adalah malakin orang, nyopet, nyolong, mabok-mabokan, main perempuan (zinah), judi, pengedar dan pemakai narkoba (apalagi rokok), bandar VCD porno, mucikari juga, pokoknya belum ada satupun maksiat yang belum pernah dia lakuin. Kesehariannya dia lalui hanya berfoya-foya, tanpa pernah memikirkan ibadahnya sebagai seorang muslim.

Suatu ketika, ketika sedang tidur-tiduran di rumah kecilnya (dia memang hidup sebatang kara karena belum menikah), dia mendengar ada sebuah benda jatuh tak jauh dari posisinya. Ternyata sumbernya dari lemari pakaiannya. Panjul pun bergegas mencari tahu. Dan ternyata, tanpa ia duga-duga, benda tersebut adalah sebuah foto keluarga dimana di dalam foto itu terdapat Panjul kecil bersama kedua orang tuanya. Panjul seketika terhenyak dan terdiam.

Seketika dia pun langsung teringat pesan terakhir kedua orang tuanya sebelum meninggal, "Njul, kalo udah besar nanti kamu harus jadi ustadz ya. Kamu harus berjuang di jalan Allah, kamu harus menolong agama Allah, kamu harus jadi orang yang berguna untuk agama dan bangsa."

Panjul pun langsung menangis terisak-isak, nangis kejer tanpa bisa menahan. Sebuah foto yang sudah lama tersimpan di lemarinya membuat dia sedih bukan main. Dia merasa sangat bersalah, terutama kepada kedua orang tuanya. Dia telah mengecewakannya. Maka, tanpa pikir panjang Panjul pun bergegas untuk pergi ke pasar membeli barang-barang untuk ibadah (dirumahnya sama sekali nggak ada apapun kecuali minuman keras dan kartu remi). Tanpa pikir panjang dia pun membeli baju koko yang paling bagus di pasar itu, membeli sarung yang kilaunya hampir sama kayak berlian disenterin, membeli Al-Quran yang gedenya dua kali kamus indonesia-inggris, beli tasbih yang ukuran butirannya segede biji salak, membeli sajadah yang mirip kayak punya aladin, membeli sorban yang panjangnya kayak karpet masjid, pokoknya semua barang yang paling bagus ia beli. Kebetulan hari itu hari kamis, dan ia berniat untuk mengenakan semuanya besok saat solat jumat. Dia memang menyimpan uang di brankasnya untuk keperluan-keperluan mendadak.

Keesokan harinya, hari yang ditunggu pun tiba. Dia bergegas pergi untuk jumatan. Dengan postur tubuhnya yang tinggi kekar dan besar, lalu dengan jambangnya yang panjang dan jenggotnya yang lebat, Panjul memang mirip sekali dengan orang-orang Arab. Dia pun telah mengenakan semuanya. Baju koko, sarung, sorban, tasbih yang besar itu, sajadah, dan Al-Quran tentunya. Dan tak lupa minyak wangi yang baunya masih tercium pada radius 100 meter. Tak lama dia pun melangkahkan kakinya di masjid, dan dengan sangat percaya diri duduk di barisan paling depan. Dia pun bersiap melaksanakan solat jumat yang sudah berpuluh-puluh tahun tak ia kerjakan.

Tiba-tiba, sesaat sebelum solat jumat dimulai, terdengar suara para pengurus masjid yang sangat gaduh. Mereka bingung karena khotib yang berkhutbah pada hari ini tiba-tiba berhalangan hadir. Semunya pun ramai bukan main.

Namun tiba-tiba ada seorang pengurus masjid berkata dengan lantangnya, "Wahai saudara-saudara, tenang, tak usah khawatir, tidakkah kau lihat di depan sana. Ada seorang habib besar yang langsung datang dari Arab. Saya yakin ilmunya sangat tinggi. Kita tunjuk dia saja sebagai khotib pada hari ini." Semua matapun tertuju pada Panjul dan yang lain pun sontak berkata, "Oh iya ya, setujuuu!"

Panjul, yang dikira oleh para pengurus masjid sebagai seorang habib besar, masih belum tau apa-apa sampai seorang pengurus pun datang menghampirinya. "Aslm habib, kebetulan khotib pada jumat kali ini berhalangan hadir, maukah habib menggantikannya?", kata salah seorang pengurus masjid. Panjul pun tanpa bernafas langsung berteriak, "Apaaaaaaaaa?". "Iya habib, saya mohon anda berbagi-bagi ilmu di masjid ini, oke ya pak" Panjul pun tidak bisa menjawab apa-apa lagi karena seluruh aliran darahnya terhenti, jantungnya pun sejenak berhenti, pokoknya kaget bukan main.

Setelah adzan berkumandang, Panjul pun "dipaksa" naik ke mimbar dengan keringat bercucuran seperti ada yang bocor. Panjul keringat dingin bukan main. Jantungnya berdetak 100 kali per detik saking deg-degkannya. Setelah dia naik ke mimbar, suasana hening sejenak. Suasana di masjid mendadak menjadi sangat sepi sunyi dan senyap. Sudah 15 menit berlalu, ternyata Panjul belum berkata satu kata pun. Tiba-tiba hal yang tak diduga-duga terjadi.

Panjul pun memegang mic di depannya pertanda dia akan mengucapkan sesuatu, "Hmm..Hmm.." Tanpa mengucap salam terlebih dahulu, Panjul pun berkata, "WAHAI SELURUH JAMAAH MASJID, BAGI KALIAN SEMUA YANG INGIN SELAMAT, SEGERA TINGGALKAN MASJID INIIIII!!!"

Sontak seluruh jamaah yang mendengarnya pun kaget bukan main, termasuk si Panjul. Panjul merasa tidak sadar dengan apa yang ia katakan. Mengira Panjul sebagai seorang habib besar yang ilmunya sangat tinggi, para jamaah pun berbodong-bondong, rebutan segera meninggalkan masjid. Sekejap masjid yang tadinya penuh sesak menjadi kosong, tinggallah Panjul sendiri. Para jamaah masih menunggu Panjul di luar. Melihat masjid sudah kosong, Panjul pun segera ikut meninggalkan masjid.

Sandalnya pun dipakai satu per satu. Pertama ia mengenakan sandal yang sebelah kanan. Lalu yang sebelah kiri. Sesaat setelah ia selesai mengenakan sandalnya yang sebelah kiri, sebuah peristiwa aneh dan menakjubkan pun terjadi. DUUUUUAAAAARRR!!! Masjid itu pun roboh seketika! Seluruh bangunannya hancur lebur! Panjul yang masih sangat dekat dengan masjid berhasil menyelamatkan diri. Para jamaah yang melihat di luar, matanya tak berkedip, mulutnya menganga, nafasnya terhenti sejenak, lalu berkata, "ASTAGFIRULLAH YA RABB"

Bagaimana dengan Panjul? Haha dia jauh lebih shock dan kaget 1000 kali lipat dibanding para jamaah. Sejenak pun ia menjadi patung. Dia sama sekali tidak menyangka dan mengira dengan apa yang terjadi. Panjul pun disambut bak pahlawan oleh para jamaah. Seluruh jamaah sangat senang sekali karena Panjul telah menyelamatkan nyawa mereka semua. Hingga akhir cerita pun, Panjul masih diam seribu bahasa karena masih belum percaya dengan semua yang telah terjadi.

IBROHnya :

1. Bertobatlah mumpung masih ada waktu
Umur manusia siapa yang tahu ya kan. Mumpung masih ada kesempatan segeralah bertobat.
2. Hidayah itu bisa berasal dari mana saja
Bahkan bila perlu, dari seorang pencuri pun hidayah itu bisa diperoleh.
3. Jangan pernah berlebih-lebihan dalam hal apapun
Lihat kan tadi bagaimana si Panjul beli barang-barang yang mewah, tapi malah dituduh yang enggak-enggak.
4. Jangan pernah merasa kalah sebelum bertanding
Jangan pernah mundur sebelum bertarung, jangan pernah pesimis sebelum mencoba. Walaupun kesannya terpaksa, tapi si Panjul tetap memberanikan diri kan buat maju ke mimbar. Padahal dia nggak tau sama sekali mau ngapain.
5. Jangan hanya menilai orang dari luarnya
Yah sudah cukup lah kasus si Panjul ini jadi contohnya.
6. ALLAH pasti menolong hambanya yang berniat baik
Dengan niat si Panjul yang baik, yang ingin bertobat, Allah menolongnya agar dia tidak maul dan minder


-RA-

Tipe-Tipe Manusia Berdasarkan Status FB

Penasaran kan sama tipe -tipe manusia berdasarkan status fb?
Here we are, check it out!
Manusia yang mana kah kita?


1.Manusia Super Update
Kapanpun dan dimanapun update status. Biasanya Status ga panjang2 amat..kebanyakan hal2 yang ga terlalu penting juga dipublikasikan
contoh : "Lagi tidur.."(tidur kok bisa update...:), "Lagi makan di restoran A...", "Dalam perjalanan menuju neraka..", "Saatnya baca koran..", dsb..

2.Manusia Melankolis
Biasanya dia curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman2nya atau hanya sekedar menuangkan unek2nya ke facebook, tapi biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yg terbaik kepada yang laen
contoh : "Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..", "Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih km sudah sayang ama aku selama ini..", dsb..

3.Manusia Tukang Ngeluh
Ga pagi, ga siang, ga malem, ga dikasih ujan, ga dikasih panas, ga dikasih uang, ga dikasih makan, pokonya semuanya dia keluhkan
contoh : " Jakarta maceeet..!! Panas pula..", "Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!", "Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do'i..", dsb..

4.Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel
contoh : "Otw ke Paris ..!!", "BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..", dsb...

5.Manusia Puitis
Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata2 mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyi nya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan
contoh : "Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan", "Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi", "Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu", dsb...

6.Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis Gicyu Low
contoh : "Tie and Chair..", "I can tooth, you Pink sun.." dsb..

7. Tipe Alay
updatenya gaul-gaul dan bahasa dewa serta ejaan yang dialaykan
contoh.." met moulnin all... pagiiieh yg cewrah... xixiixi" << lol~ 8. Tipe Obsesi ngarep tp ga kesampaian, pengen jd artis ga dapat2.. dll.. contoh : :duwh... sesi pemotretan lagi! cape... 9. Tipe Sok Tau sotoy tenarnya padahal ga tau apa yang ditulis contoh : pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla...bla... bla. .. 10. Tipe Bioskop Mania update film yang abis ditonton dan kasih comment contoh : ICE AGE 3..Recommended! ! 11. Tipe Pedagang contoh: "jual sepatu bla bla bla" 12. Tipe Penyuluh Masyarakat contoh: "jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla" 13. Pengguna Facebook Tipe Kaskuser baru online 'PERTAMAXXXX GAN!'.... 5 menit lagi 'kalo berkenan cendolnya donk gannn'.... 1 jam lagi 'aduh sial gagal pertamax di trid sendiri'.... ... beberapa jam lagi 'YES GW UDAH ISO2000', trus nawarin 'bagi2 cendol gratiss di kaskus ngerayain ISO ' kalo online pagi 'pagi2 enaknya ngaskus gan!', 'tidur telat bangun pagi2 nyalain komputer ngaskus lagi' 14. Manusia Alay Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim..ato mungkin ada yg fusion, biasanya ABG yg doyan begineehh Alay 1 : "DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!" Alay 2 : "km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? " Alay 3 : "Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!" (Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp...) 15. Tipe Hidden Message Tipe ini biasanya ga to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya..bagus2 kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu, padahal langsung aja sms ya contoh : "For you my M***, I can't live without you..you are my bla bla bla..", "Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo.." <<< (padahal ce tersebut ga jadi friend nya..mana bisa baca..) 16. Tipe Misterius Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkan Subjek + Predikat + Objek + Keterangan. Tapi orang tipe ini mungkin hanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja dan pastinya mengundang kontroversi contoh : "Sudahlah.." , "Telah berakhir.." <<<(apanya??), "Termenung.. ." 17. Tipe penjual berita hangat biasanya brita yang baru keluar di Media langsung ditulis di Status Facebook biar semua orang tau kalo dia yang paling update dan melek berita contoh: "telah meninggal dunia mbah surip,pd tgl bla bla bla jam bla bla bla,smoga arwahnya diterima disisi-Nya"atau"Turut berdukacita kepada para korban tabrakan KRL di Bogor", dan berita2 yg lainnya.. (REPOST)

Untuk Orang Tua Yang Sangat Kami Cintai

BY : Dinda Nuurannisaa Yura

Bukankah Sebagai sesama manusia saja, kita memiliki kewajiban untuk saling mengingatkan?
Apalagi bagi kepada orang-orang yang kita cintai.
Ahhh. Seandainya mereka tahu betapa kita mencintai mereka.
Mencintai orang tua kita yang sangat hebat dan sangat kita percaya…

Wahai Bapak-bapak dan Ibu-ibu Kami tersayang,
kami banyak belajar dari apa yang kau berikan.
Dan setahu kami pendidikan itu adalah hak semua warga Negara.
Dan setahu kami, bahwa pendidikan itu harus bisa diakses semua orang dengan prinsip non diskriminatif. Tidak boleh ada pembedaan berdasarkan suku, RAS, agama atau apapun itu, apalagi berdasarkan kelas ekonomi.
Itulah yang kami dapatkan dari buku-buku yang kami baca dari perpustakaan yang Engkau selenggarakan untuk Kami,,

Wahai Bapak-bapak Ibu-ibu kami tersayang,
kami hanya mencoba mengingatkan.

Pak, adik kami tidak berani memilih UI. Karena dari publikasi yang ia lihat di Koran, di UI bayarnya 5 juta dan 7,5 juta persemester.

Bu, adik kami tidak jadi masuk UI, karena setelah ditetapkan dia harus membayar jauh lebih banyak dari jumlah yang ia mampu tuk berikan

Pak, bisakah adik kami mendapatkan potongan bayaran lagi? Ayahnnya sudah menjual sawahnya untuk membayar uang pangkal dan bayaran semester ini. Dan keluarganya sedang bingung bagaimana menghadapi hidup ke depan. Apalagi untuk membayar uang kuliah semester depan.

Bu, tolonglah adikku ini. Dia tidak tega melihat Ibunya menjual apa yang bisa dijual, berhutang sana sini, menggadaikan semua barang berharga yang ia punya. Hanya agar aku bisa ada di sini. Mendapatkan pendidikan yang katanya harus bisa diakses semua orang.

Pak, Bu, haruskah kami mengemis seperti ini. Untuk mendapatkan apa yang seharusnya memang menjadi hak kami?

Sungguh kecintaan kami yang menggerakkan kami untuk mengingatkkan Bapak-bapak dan Ibu-ibu kami.
Sungguh bukan maksud kami untuk tidak hormat apalagi melawan orang tua kami.
Hanya saja, suara kami untuk mengingatkan rupanya terlalu kecil.
Dan kami hanya berfikir,
Mungkin kalau suara kami lebih besar
Andai lebih banyak yang berbicara
Bapak-bapak dan Ibu-ibu mau mendengar

Sungguh apa yang kami kabarkan kepada Saudara kami
Bukanlah kabar bohong yang menipu Saudara-saudara kami
Bukanlah upaya untuk menjelek-jelekkan orang tua kami
Apalagi untuk menyinggung harga diri Bapak dan Ibu Kami
Kami hanya berharap,
Saudara-saudara kami akan membantu Orang Tua Kami
Agar hati Bapak Ibu kami mendengar kami
Dan rintihan adik-adik kami
“kak, saya pengen masuk UI, tapi UI kan mahal Ka”
“Saya masuk yang lain aja lah Kak, kasihan Bapak dan Ibu, kuliah di UI terlalu mahal”

Dan ketika Bapak marah kepada kami
Ketika Ibu meminta kami untuk berhenti
Ketika Bapak dan Ibu memutuskan untuk membekukan kegiatan-kegiatan kami,,

Maaf sekali Pak, Bu,
Kami tidak mungkin berhenti
Kami tidak bisa diam saja,,
Kami tidak mungkin membiarkan impian2 indah adik2 kami sirna
Tidak mungkin membiarkan hak asasi manusia
Hak atas pendidikan
Tidak ditengakkan justru di rumah kami sendiri,,
Ahh, rumah kami yang indah,
Yang katanya kampus rakyat

Hffff
Ahh, Sungguh tak ada niat kami untuk menyakiti Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang kami cintai
Sungguh kami ingin menjadi anak yang berbakti dan mebuat bangga Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang kami cintai,,
Tapi bagaimana mungkin kami diminta mengingkari apa yang diajarkan Bapak-bapak dan Ibu-ibu kami sendiri,,,,,

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More